Kejari Aceh Tenggara Tangani Tiga Kasus Korupsi Laporan Masyarakat, Camat Dimintai Keterangan

Kanit Tipikor Polres Agara, Aipda Ervan Efendi menerima penghargaan atas peringkat pertama penyelesaian kasus dugaan korupsi jajaran Polres Polda Aceh dari Kapolres Agara yang diserahkan Kajari Agara, Fithrah SH di Lapangan Jenderal Ahmad Yani Kutacane usai upacara dirgahayu Bhayangkara ke 72, ,Rabu (11/7/2018). 

KUTACANE – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara (Agara) sedang menangani tiga kasus dugaan korupsi di kabupaten itu yang dilaporkan masyarakat setempat. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara, Fithrah SH, kepada Serambinews.com, Selasa (19/11/2019), mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap ketiga kasus ini. 

“Meski agak lambat karena personel jaksa hanya lima orang, namun kami pastikan penyelidikan perkara ini tetap berjalan untuk memastikan apakah ada kerugian negara atau tidak,” kata Fithrah.

Fithrah mengucapkan terimakasih atas atas dukungan masyarakat setempat terhadap pemberantasan korupsi di Aceh Tenggara.

Ketua LSM Lembaga Pengembangan Potensi Intelektual Muda (LP2iM) Aceh Tenggara, M Sopian Desky, mendukung Kejari Agara dalam memberantas korupsi di sana. 

“Saya melihat ada yang mulai terusik dengan kinerja Kejari Agara yang fokus memberantas korupsi.

Kita memberikan apreasi dan motivasi serta semangat kepada penyidik Kejari Agara agar tetap memberantas dan menuntaskan kasus korupsi,” kata Sopian Desky. 

Sopian mengatakan saat ini, Kejari Agara sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus jalan Muara Situlen yang bergelombang.

Pembangunan ini menggunakan dana Otsus Aceh tahun 2018 mencapai Rp 11,6 miliar.

Kemudian, perkara pelaksanaan Bimtek di 16 kecamatan di Agara memakai dana desa tahun 2019, bahkan kata Sopian sejumlah camat sudah dimintai keterangan atas kasus ini.

“Kita yakin, penyidik Kejari Agara bekerja profesional sesuai tupoksinya untuk menuntaskan penanganan berbagai kasus ini,” kata Sopian.

Sopian berharap Kejari Agara dapat menuntaskan ketiga kasus ini pada tahun 2020, sekaligus meminta pihak Kejati Aceh untuk mengawal penanganan perkara ini.

Lebih dari itu, Sopian mengatakan dirinya juga sudah pernah meminta kepada Kejagung RI yang baru untuk menambah jaksa penyidik kasus korupsi di Kejari Agara.

author
No Response

Leave a reply "Kejari Aceh Tenggara Tangani Tiga Kasus Korupsi Laporan Masyarakat, Camat Dimintai Keterangan"